Jumat, 24 May 2019

Mengaku Bisa Menggandakan Uang :

Pria Asal Langkat Diserahkan Ke Polsek Kotapinang


#yasmir, labuhanbatu selatan

Mengaku mampu menggandakan uang dan barang perhiasan, HBR alias Doni Wenski Sipahutar alias Henri, 45, warga Dusun VII Desa Air Hitam, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat, Sabtu (02/06/2018) sekitar pukul diserahkan ke Kepolisian Sektor Kota (Polsekta) Kotapinang, Labuhanbatu Selatan karena telah menipu korban senilai Rp 70 juta.

Berdasarkan laporan polisi nomor LP/97/V/2018/SPKT/SU/LBS/Polsekta Kotapinang, tanggal 25 Mei 2018, atasnama Rusmaya boru Situmorang, 53, karyawan, warga Simpang 4 Parsaoran Nauli Desa Sisumut Kecamatan Kotapinang, Labuhanbatuselatan, terjadi dugaan penipuan atas diri korban Senin (21/05/2018) sekitar pukul 10.00 WIB pagi.

Disebutkan korban, tersangka sebagai kerabat bertamu dan menginap dirumah korban. Tersangka mengaku sebagai orang yang bisa menggandakan uang tunai dan perhiasan emas secara mistis. Tersangka meminta uang dan perhiasan korban untuk digandakan. Korban menyerahkan uang kontan senilai Rp. 70 juta dan berbagai perhiasan emas untuk digandakan.

Selanjutnya, tersangka memasukkan uang kontan dan perhiasan emas kedalam karton dan dapat dibuka apsbila disuruh tersangka. Srlanjutnya terssngka kembali pulang ke Medan. Dan selanjutnya, korban memeriksa isi karton tersebut. Apa yang diharapkan tidak menjadi kenyataan. Isi karton itu hanyalah potongan-potongan kertas seukuran lembaran uang dan barang-barang perhiassan imitasi.

Kepala Kepolisian Sektor Kotapinang, Kompol SM Sitanggang kepada wartawan, Sabtu (02/06/2018) malam menyebutkan, tersangka bersama barang bukti telah diamankan.

"Tersangka diserahkan korban bersama barang bukti uang kontan Rp 20 juta ke Polsekta Kotapinang, Sabtu (02/06/2018) pagi. Pengakuan tersangka, uang kontan itu sisa dari uang milik korban", ucap Sitanggang. ***