Kamis, 22 August 2019

Lima Pengguna Sabu Dibekuk


#david, simalungun
Sebanyak lima pengguna sabu-sabu dibekuk personil Satres Narkoba Polres Simalungun dari tiga tempat berbeda dalam kurun waktu satu hari.

Kasat Narkoba Polres Simalungun, AKP Juriady Regama Sembiring SH, menyatakan, penangkapan itu berawal dari informasi masyarakat. “Minggu (26/8/2018) sekira pukul 13.00 WIB, anggota kita menerima informasi di kawasan Beringin, Gang Subur Kecamatan Tapian Dolok, Simalungun kerap terjadi transaksi narkoba,” ujar AKP Juriady di ruang kerjanya, Senin (27/8/2018).

Menurutnya, sejumlah personil segera diturunkan ke lokasi untuk melakukan penyelidikan. Tepat sekira pukul 14.00 WIB, seorang pria yang sedang duduk di sepeda motor kawasan Gang Subur terlihat mencurigakan, sehingga langsung disergap. Tak sia-sia, satu paket sabu-sabu ditemukan.

“Namanya Rio Azhari alias Rio, warga Gang Subur, Nagori Purba Sari, Kecamatan Tapian Dolok, Simalungun. Dia dapat sabu-sabu dari seseorang bernama Wahyu di Gang Ridho, Tapian Dolok,” papar AKP Juriady.

Berselang setengah jam kemudian, sejumlah personil kepolisian telah mengepung kediaman Wahyu di Gang Ridho. “Di dalam rumah itu, ada Wahyu dan Rafli. Saat digeledah, ada enam bungkus sabu-sabu dalam rokok, dua bungkus kecil plastik klip sisa pemakaian dan satu handphone milik Wahyu,” sebutnya.

Berdasarkan pengakuan Wahyu, sabu-sabu itu diperolehnya dari seseorang bernama Mangun di kawasan Jalan Mesjid, Kelurahan Dolok Ulu, Kecamatan Tapian Dolok, Simalungun. Tanpa menunggu waktu lama, para personil Satres Narkoba segera ke lokasi dimaksud dan mengamankan Suyatno alias Mangun dan Sutrisno, sekira pukul 15.30 WIB.

“Dari rumah Mangun, ditemukan sebungkus plastik klip kecil berisi sabu, sebungkus besar plastik klip kosong, dua bungkus kecil sabu sisa pemakaian, sejumlah peralatan pemakaian sabu, dan dua handphone,” tutur AKP Juriady.

Ditambahkannya, Mangun mengaku mendapatkan sabu-sabu dari seseorang berinisial AL yang hingga kini masih ditelusuri keberadaannya.***