Jumat, 24 May 2019

Gunakan Nama Palsu :

Tipu Pedangang Alat Perabot Rumah Tangga


#yasmir, labusel

Gara-gara menggunakan nama palsu untuk menipu korbannya, pria desa yang sehari-harinya bekerja mocok-mocok ini, akhirnya terpaksa berusan dengan aparat Kepolisian Sektor Kampung Rakyat, Kabupaten Labuhanbatu Selatan.

Menurut laporan yang diterima petugas Kepolisian Sektor Kampung Rakyat, penipuan itu terjadi Sabtu (19/05/2018) sekitar pukul 16.00 WIB.

Ceritanya, seseorang mengaku bernama Agung Nugroho, menelepon korbannya Suroso. Sipenelepon, memesan perabot rumah tangga, berupa 1 (satu) set kursi tamu sudut Bandung, 1 (satu) buah lemari pakaian 3 (tiga) pintu, 1 (satu) set springbed merek Caesar.

Berdasarkan pesanan itu, korban mengantarkan perabot-perabot tersebut, langsung ke Dusun Sosopan Kumbar Desa Pekan Tolan, Kecamatan Kampungrakyat. Sesampai dialamat yang dituju, barang-barang perabot tersebut diserahkan kepada seseorang bernama Nanang. 

Korban disuruh menunggu di BRI unit Pekan Tolan. Menunggu 1 jam di BRI, pelaku tidak juga datang. Korban kembali ke rumah Nanang. Korban tidak melihat lagi Nanang. Korban kembali barang yang dipesan Agung Nugroho, kecuali 1 (satu) speringbed merek Caiser.

Karena merasa ditipu dan 1 (satu) barang yang dipesan, berupa springbed Caisar tidak ditemukan, korban melaporkan kejadian ini kepada Polsek Kampungrakyat, Senin (21/05/2018). Berdasarkan laporan itu, petugad melakukan penyelidikan. Ternyata, sipemesan menggunakan nama palsu (Agung Nugroho). Sipemesan sebenarnya bernama  SRN alias Sapko (43), penduduk Dusun Sosopan Kumbar, Desa Pekan Tolan Kecamatan Kampung Rakyat.

Kepala Kepolisian Sektor Kampung Rakyat, AKP Herry Sugiaarto SH kepada wartawan Selasa (22/05/2018) membenarkan, pihaknya sudah mengamankan tersangka bersama barang bukti. ***