Senin, 22 July 2019

Adik Kandung Sekda Kota Binjai

Sekcam Camat Binjai Kota Tipu Warga Bonjol


#sabar - binjai.

Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Kecamatan Binjai Kota yang juga adik kandung Sekdako Kota binjai Mursadiq menjadi bahan cerita di kalangan ASN kota Binjai.

Sekcam Binjai Kota yang menjabat sebagai seketaris Camat jadi pembicaraan akibat tidak pernah masuk kerja sebagai seketaris Camat dan Camatnya tidak pernah menenggur Mursadiq karena adik kandung Sekda Kota Binjai.

Ternyata Mursadiq tidak pernah masuk kerja di sebabkan takut di kejar kejar warga Bonjol Nilwan akibat menipu dalam penggurussan sertifikat tanah sehingga warga Bonjol berang dan sakit hati karena ditipu Mursadiq Adik kandung Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Binjai, Mursadiq Daulay dilaporkan ke Polres Binjai, karena diduga menggelapkan sejumlah uang pengurusan sertifikat tanah.

Sekretaris Camat (Sekcam) Binjai Kota itu dilaporkan Nilwan Sahputra (42) warga Jalan T Imam Bonjol, Kelurahan Setia, Binjai Kota sesuai dengan Surat Tanda Penerimaan Laporan Pengaduan Polisi Nomor 195/VII/2018/SPKT C Res Binjai.

Menurut Nilwan, awalnya dia ingin mengurus Surat Keterangan (SK) Camat Binjai Kota, atas tanah yang berada di depan rumahnya, seharga Rp 5 juta.

Kemudian, katanya, saat itu Camat Binjai Kota, Erni Siswati mengajak Nilwan untuk meningkatkan surat tanah itu, dari SK Camat menjadi sertifikat. "Ketika itu, saya harus membayar uang Rp 20 juta agar sertifikat tanah itu dapat dikeluarkan Badan Pertanahan Nasional," ujar Nilwan, Kamis (2/8/2018).

Uang tersebut diberikan Nilwan kepada Sekcam Binjai Kota, Mursadiq Daulay, adik kandung Sekda Binjai, Mahfullah Daulay dan diketahui oleh Camat Binjai Kota. "Sudah 1 tahun terjadi, tapi sampai saat ini sertifikat tanah saya tak kunjung ada," kata bapak 4 anak itu.

Disebutkan Nilwan lagi, dia sudah berulang kali mendatangi Mursadiq untuk menagih sertifikat tanahnya. "Sama bu camat (Erni) sudah ku tanyakan. Tapi tak ada juga sampai sekarang ini. Padahal, camat tahu uang itu kuserahkan pada Mursadiq," sesalnya.

Kasat Reskrim Polres Binjai, AKP Hendro Sutarno mengaku, pihaknya sudah 2 kali melayangkan surat panggilan terhadap pelapor. "Tapi, terlapor tidak pernah hadir untuk diperiksa," ujarnya menambahkan, apabila panggilan ketiga tak kunjung datang, kemungkinan akan dilakukan penjemputan paksa.

Sementara Camat Binjai Kota, Erni Siswati saat ditemui di kantor DPRD Binjai mengaku tidak tahu masalah pemberian uang itu kepada sekretarisnya. "Saya tidak tahu masalah penyerahan uang itu. Tak pernah penyerahan uang dihadapan ku," kata Erni sambil masuk ke mobil dinas meninggalkan kantor DPRD Binjai.***

Photo : Sekdako kota Binjai Mahffulah Daulay alias Ipung menghadiri sidang paripurna DPRD Kota Binjai.kamis.(2/8/2018). ***