Rabu, 23 October 2019

Pengusaha Pabrik UD Mahkoto Food Binjai Dituding Kebal Hukum

PHK Karyawan Tanpa Pesangon Dan Tanpa BPJS Tenaga Kerja


#eka--*alinda, binjai

Pengusaha pabrik minuman ringan dengan merk UD Mahkoto Food, berlokasi di Jalan Komodor Yos Sudarso, Kelurahan Cengkeh Turi, Kecamatan Binjai Utara, Kota Binjai  dituding serampangan mem-PHK seorang Karyawatinya bernama Neliana Sariana alias Sari, warga sekitar rumahnya persis di depan pabrik ini dengan alasan sudah menanda-tangani surat penguduran diri.

Keterangan yang dihimpun dari penuturan Sari Selasa (9/7), bahwa dirinya sudah mengabdi bekerja di pabrik tersebut selama lebih-kurang 4 tahun lamanya.Namun sebelum di PHK, pihak manajemen pabrik ini menyodorkan selembar surat untuk ditanda-tangani, tanpa dibaca oleh Sari. Ternyata isi surat tersebut adalah surat pengunduran dirinya sebagai karyawati di  pabrik tersebut, dan sontak membuat dirinya terkejut.

Sayangnya pihak pengusaha pabrik yang disebut berasal dari kota Pematang Siantar ini, seakan tidak perduli dengan PHK yang dialami  Sari, tanpa memberikan pesangon sebagai mana ketentuan yang berlaku dan ironisnya selama bekerja di pabrik tersebut. Sari tidak didaftarkan sebagai peserta BPJS Ketenakerjaan sebagai perlindungan, sehingga dinilai sangat bertentangan dengan UU Ketenagakerjaan.

Pihak Menejemen pabrik UD MF, kesannya tetap ngotot tidak mau membayar atau mencari solusi terkait dengan PHK yang dialami Sari. Seperti yang dituturkan oleh pihak ASM Pabrik ini ketika mempertanyakan hal PHK Sari, terkesan “ menantang “ dan tidak mau membayar kewajibannya terhadap karyawati yang di PHK, dengan alasan tidak ada perintah Pimpinan Perusahaan ini.

Asisten Manager Mahkoto Food Joko ketika dikonfirmasi melalui selulernya, Selasa (9/7) mengaku kebijakan PHK terhadap karyawan sudah sesuai prosedur, dalihnya.***

Foto : Neliana Sariana alias Sari korban PHK Pabrik Mahkoto Food Binjai. (*)