Kamis, 25 April 2019

Pangdam I/BB dan Kapoldasu Pimpin Gelar Pasukan PAM Pemilu 2019


#jack, medan

Panglima Kodam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI M Sabrar Fadhilah bersama Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Adrianto, memimpin apel gelar pasukan gabungan TNI-Polri untuk pengamanan Pemilu 2019 di wilayah Sumatera Utara, bertempat di Lapangan Benteng, Kota Medan, Jumat (22/3/2019).  

Apel gelar pasukan yang mengangkat tema "Tingkatkan Sinergitas TNI-Polri dengan Komponen Bangsa Lainnya Guna Mewujudkan Keamanan Dalam Negeri yang Kondusif" turut dihadiri seluruh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) Sumut, bersama Ketua KPU, Ketua Bawaslu, pimpinan ormas dan pihak terkait lainnya. 

Amanat apel dari Menko Polhukam, Wiranto yang dibacakan Pangdam I/BB menegaskan, apel kesiapan TNI-Polri dan komponen bangsa lainnya yang digelar secara serentak di seluruh Tanah Air, adalah dalam rangka pengamanan Pemilu Tahun 2019. 

"Pemilu Serentak Tahun 2019 merupakan pesta demokrasi Indonesia yang akan menjadi tonggak sejarah karena dilaksanakan secara serentak, yakni 5 (lima) jenis pemilihan dalam waktu yang bersamaan," jelas Menko Polhukam. 

Pemilu serentak kali ini akan menjadi warisan kebanggaan sekaligus menjadi sorotan dunia internasional terkait apakah bangsa Indonesia mampu melaksanakan konsolidasi politik dengan demokratis dan berintegritas dalam rangka memilih pemimpin nasionalnya. 

Bawaslu dan Polri telah mengeluarkan Indeks Kerawanan Pemilu yang merupakan pemetaan terhadap kerawanan-kerawanan yang diprediksi akan timbul dalam penyelenggaraan Pemilu di setiap daerah. Pemetaan kerawanan ini meliputi sisi penyelenggaraan dan sisi keamanan serta ketertiban masyarakat. 

"Oleh karena itu, saya mengajak seluruh stakeholders terkait untuk segera mengenali, menemukan dan menetralisir serta mengatasi hambatan-hambatan tersebut. TNI-Polri selaku institusi yang bertanggungjawab langsung terhadap pengamanan jalannya Pemilu Serentak tahun 2019. Apabila menemukan adanya kerawanan dan hambatan, harus dapat mengambil suatu tindakan tegas sesuai dengan Prosedur Tetap dan aturan hukum yang berlaku," tegas Menko Polhukam.

Kepada 453.133 prajurit TNI-Polri beserta dukungan alutsista yang dilibatkan dalam Pengamanan Pemilu 2019, Menko Wiranto menegaskan, agar menyadari bahwa tugas mengamankan penyelenggaraan Pemilu Serentak tahun 2019 ini adalah kehormatan dan kebanggaan, karena sama nilainya dengan menjaga keutuhan bangsa atau menjamin terwujudnya keamanan dan ketertiban masyarakat. 

"Untuk itu saya berharap kepada seluruh prajurit TNI-Polri dan komponen masyarakat yang dilibatkan, agar melaksanakan tugas ini dengan penuh dedikasi dan rasa tanggungjawab. Karena bagi Prajurit Bhayangkari Negara, tugas adalah kehormatan yang tidak ternilai harganya," tegasnya. 
Turut serta dalam apel gelar pasukan pengamanan Pemilu 2019 di wilayah Sumut ini, antara lain Danlantamal I, Laksma TNI Ali Triswanto, Pangkosekhanudnas III, Marsma TNI Djhon Amarul, Kabinda Sumut, Brigjen TNI Ruruh W, Kasdam I/BB, Brigjen TNI Hassanudin beserta PJU Kodam I/BB, Wakapolda Sumut, Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto beserta PJU Polda Sumut, para Danrem jajaran Kodam I/BB, Danlanud Soewondo, Kolonel Pnb Dirk Poltje Lengkey, Dandim 0201/BS, Kolonel Inf Yuda Rismansyah, Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto, dan pejabat sipil lainnya. ***