Rabu, 24 October 2018

Nelayan Tangkap 11 Kapal Nelayan Diserahkan ke Polairud


#hendrik-rompas

Nelayan tradisionil asal Bagan Deli,Medan Labuhan,Jaring Alus Langkat dan Percut Sei Tuan Senin pagi (08/10/2018) menangkap 11 unit kapal ikan pukat grandong dan Cakar.

Kemudian ke 11 kapal tersebut diserahkan ke Mako Polairud Polda Sumatera Utara agar ke 11kapal tersebut diproses sesuai dengan Hukum yang berlaku karena kapal kapal tersebut melanggar Kepmen 71 menggunakan peralatan yang dilarang .

Penyerahan ke 11 unit kapal hasil tangkapan nelayan tradisionil tersebut langsung diterima oleh Direktur Polisi Perairan dan Udara Kombes Drs Yosi Muhamartha di damingi Kasubdit Gakkum AKBP Nagari Siaahan bersama para pejabat lainnya.

Kemudian para nelayan tradisionil yang menangkap ke 11 kapal yang menggunakan peralatan yang dilarang Pemerintah langsung dibawa ke Mako untuk beri penjelasan oleh Dirpolairud Polda Sumatera Utara. Dalam penjelasan Ditpoairud, Bahwa ke 11 unit kapal ikanbyang ditangkap oleh mereka tidak melanggar ketentuan atau yang dilarang.

Untuk itu para nelayan tradisionil tersebut dipersilahkan pulang ketempat asalnya masing masing sedangkan ke 11 tekongkang kapal ikan hasil tangkapan nelayan tradisionil tersebut akan diproses bila bersalah akan ditindak dan jika tidak bersalah maka ke 11 tekong dan kapalnya akan dipulangkan.

Namun saat para nelayan tradisionil akan meninggalkan dermaga Polairud Polda Sumatera Utara ada salah seorang nelayan yang menyesal menyerahkan kapal nelayan tersebut ke Mako Polairud karena nelayan hasil tangkapan mereka itu dilepas. Bagusnya kapal kapal nelayan yang kami tangkap dilaut tadi kami bakar saja ditengah laut. ***

Foto terlihat Dirpolair dan kapal yang diderahkan nelayan. ***