Jumat, 16 November 2018

Komplotan Pencuri di Angkutan Umum Dibekuk


#david, simalungun
Waka Polres Simalungun, Kompol Zulkarnaen Pane menyatakan anggota Sat Reskrim membekuk komplotan pencuri yang beraksi di dalam angkutan umum lintas Siantar-Parapat, beberapa waktu lalu.

“Komplotan itu ada empat orang, yakni Lambok Sianturi alias Karetek berusia 46 tahun, Ronny Sihombing berusia 45 tahun, Denny Lubis berusia 35 tahun dan James Tambunan berusia 26 tahun,” papar Kompol Zulkarnaen dalam Press Release di lapangan olahraga Kompleks Asrama Polisi kawasan Jalan Sangnawaluh Kecamatan Siantar Timur, Rabu (12/9/2018) sekira pukul 14.00 WIB.

Ia mengemukakan, korban kejahatan komplotan ini adalah Siti Nurbaya Boru Manullang SPd (58), PNS warga kawasan Jalan Sait Ni Huta Lumban Purba, Kecamatan Dolok Sanggul Kabupaten Humbahas dan Rosida Manurung 38, warga Gang Slebes No 16 Kecamatan Belawan Kota Medan. “Kejadiannya berbeda, pertama Siti Nurbaya Manullang di jalan Lintas Parapat, daerah Pondok Bulu Kecamatan Dolok Panribuan Kabupaten Simalungun pada Rabu 22 Agustus lalu sekira pukul 23.30 WIB. Saat itu korban naik mobil penumpang dari Medan menuju Dolok Sanggul,” sebutnya.

Selanjutnya, pada Sabtu 1 September 2018 sekira pukul 11.40 WIB, di jalan lintas Parapat KM 20 Nagori Dolok Pardamean Kecamatan Dolok Panribuan, Kabupaten Simalungun dengan korban, Rosida Manurung dalam perjalanan dari Parapat menuju Pematangsiantar.

Sementara, Kasat Reskrim Polres Simalungun, AKP Poltak Simbolon SIK SH menjelaskan kronologis singkat penangkapan terhadap para pelaku. “Pertama sekali diamankan adalah Lambok Sianturi alias Karetek yang merupakan otak pelaku, ketika hendak menuju rumah kos nya di daerah Tebingtinggi pada Rabu tanggal 5 September 2018,” ujarnya yang didampingi Kanit Jahtanras, Iptu Hengky B Siahaan SH.

Setelah itu, kata AKP Poltak Simbolon, ditangkap Ronny Sihombing, Denny Lubis dan James Tambunan di rumah masing masing kawasan Siantar. Selain ke empat pelaku, sejumlah barang bukti juga disita, seperti kalung emas 24 karat seberat 38 gram, mainan kalung jenis permata, sepasang anting berlian dan satu unit HP Samsung.

“Kalau uang hasil pencurian sudah dihabiskan para pelaku,” sebutnya lantas menambahkan, para pelaku dijerat Pasal 363 KUHAP Ayat 1 ke 4e jo Pasal 65 dengan ancaman sembilan tahun penjara.***

Teks Foto: Waka Polres Simalungun, Kompol Zulkarnaen Pane didampingi Kasat Reskrim, AKP Poltak Simbolon dan Kanit Jahtanras, Iptu Hengky B Siahaan melakukan Press Release di Lapangan Olahraga Kompleks Asrama Polisi kawasan Jalan Sangnawaluh Kecamatan Siantar Timur, Rabu (12/9/2018) sekira pukul 14.00 WIB. Foto David