Sabtu, 20 October 2018

Kasus Dugaan Korupsi di Disdik Binjai

Kejari Binjai bakal Umumkan Tersangka Baru


#sabar, binjai
Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Negeri (Pidsus Kejari) Kota Binjai bakal mengumumkan nama tersangka baru dalam dugaan korupsi pengadaan alat peraga Sekolah Dasar (SD) Tahun Anggaran 2011 pada pekan depan.

Menurut Kepala Kejari Binjai, Victor Antonius Saragih Sidabutar, penetapan tersangka itu berdasarkan perkembangan penyidikan. “‎Pengumumannya kan saya bilang minggu depan. Semakin berkembang ini, minggu depan ya," paparnya di Binjai, Rabu (3/10/2018).

Saat ini, kata Victor, penyidik masih melakukan pemeriksaan sejumlah saksi secara marathon guna melengkapi berkas tersangka Ismail Ginting (IG). Selasa (2/10/2018), tim auditor Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) ke Gedung Kejari Binjai di kawasan Jalan Tengku Amir Hamzah, Kelurahan Jatimakmur, Binjai Utara. "BPKP sudah di Kejari untuk melakukan penghitungan kerugian negara," ujar mantan Kasubdit Tipikor Jampidsus Kejagung ini.

Ia menyatakan, sejumlah saksi yang telah diperiksa yakni, ‎mantan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) sekaligus abang ipar mantan Wali Kota Binjai, Misron, Yantini dan Nuraini. Ketiganya berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN). "Pemeriksaan itu dilakukan untuk penegasan semua perannya masing-masing, khususnya tersangka IG," ujarnya.

Mantan Kajari Kualatungkal ini juga berjanji akan melimpahkan berkas perkara para tersangka untuk disidangkan pada dua bulan mendatang. Informasi diperoleh, ketiga ASN tersebut diperiksa langsung oleh petugas BPKP Sumut yang berada di Kejari Binjai. Kepada petugas BPKP Sumut, ketiga ASN tersebut mengakui, telah menyalahi aturan dalam proses pelelangan. Soalnya, sebelum proses pengadaan berlangsung, mereka berstatus sebagai panitia lelang.

Sekadar informasi, penyidik Kejari Binjai sudah menetapkan tiga tersangka dalam perkara dugaan korupsi pengadaan alat peraga sekolah dasar, yang sumber anggarannya dari Dana Alokasi Khusus senilai Rp1,2 miliar. Pengadaan tersebut dilakukan oleh Dinas Pendidikan Kota Binjai. Modus korupsi yang dilakukan tersangka dengan cara menggelembungkan harga atau mark-up hingga pengadaannya fiktif. Ketiga tersangka itu yakni, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Kota Binjai‎ yang pernah menjabat Pelaksana Harian Kepala Dinas Pendidikan merangkap Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Binjai, Ismail Ginting, Bagus Bangun selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan rekanan pelaksana pengadaan barang Direktur CV Aida Cahaya Lestari Dodi Asmara.

Ketiganya ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik pada 28 Maret 2018. Dalam proses penyelidikannya, puluhan kepala sekolah juga sudah diperiksa sebagai saksi.‎ Direktur CV Aida Cahaya Lestari yang DPO Kejari Binjai sudah ditangkap dan kini dititipkan ke Lembaga Pemasyarakatan Klas II A Binjai. ***

Teks Foto: Kajari Binjai, Victor Antonius Saragihh Sidabutar memberikan keterangan seputar kasus dugaan korupsi di jajaran Dinas Pendidikan Binjai, beberapa waktu lalu. Foto Sabar Simanjuntak