Rabu, 14 November 2018

Dalam Dua Minggu Operasi Antik :

Polres Labuhanbatu Ungkap 76 Kasus Penyalah Guna Narkoba


#yasmir, rantauprapat

Dalam dua minggu pelsaksanaan Operasi Antik (27 Agustus - 10 September 2018) di wilayah hukum Kepolisian Resor Labuhanbatu, berhasil diungkap sebanyak 76 kasus penyalah gunaan narkotika dan bahan adhektif (narkoba).

Hal ini disampaikan Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Labuhanbatu, AKBP Frido Situmorang SH SIK, dalam keterangannya kepada wartawan di Rantauprapat, Kamis (13/09/2018) siang.

Didampingi Kepala Satuan Reserse Narkoba, AKP I Kadek Hery Cahyadi SH, SIK, MH (gambar tengah atas), Frido menyebutkan, jumlah pengungkapan ini meningkat dibandingkan waktu yang sama tahun 2017 lalu.

Disebutkannya, dalam Operasi Antik tahun 2017 yang berhasil terungkap hanya berjumlah sebanyak 64 kasus dengan jumlah tersangka sebanyak 76 orang. Sementara pada Operasi Antik 2018, diungkap 76 kasus, dengan jumlah tersangka sebanyak 95 orang.

Selain itu katanya, pihaknya berhasil mengungkap 4 target operasi (TO), dari dua lokasi berbeda di wilayah hukum Polres Labuhanbatu, yang membawahi Kabupaten Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara dan Labuhanbatu Selatan.

"Jumlah pengungkapan kasus penyalah guna narkoba dari tahun ketahun peningkatanya cukup signifikan. Ini perlu menjadi perhatian semua pihak. Baik itu masyarakat, pemerhati narkoba, insan pers dan pihak-pihak terkait lainnya", tegas Frido.

Menurut Frido, kasus penyalah gunaan narkoba selama tahun 2016 yang berhasil diungkap sebanyak 364 kasus, tahun 2017 sebanyak 448 kasus, dan sampai pertengahan September 2018 sudah lebih dari 400 kasus. Jadi harapnya, semua pihak jangan hanya saling menyalahkan. Tetapi mari kita cari solusi, menekan penyalah gunaan narkoba tersebut. ***