Kamis, 20 June 2019

Bea Cukai Sumut Tangkap 9 Kontiner Rotan Seludupan


#henddrik-rompas, belawan

Direktorat Jenderal Bea Dan Cukai DJBC Propinsi Sumatera Utara kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabeanan Belawan berhasil menggalkan usaha penyeludupan rotan sebanyak 9 kontiner dari Pelabuhan Belawan Internasional Continer Terminal (BICT)Peti Kemas Gabion Belawan.

Keberhasilan tersebut menurut Kanwil Bea dan Cukai Propinsi Sumatera Utara Oza Olavia menutup tahun 2018 dan berkat kerja keras petugasnya di lapangan. Menurut Oza Olavia,tanggal 14 Desember 2018 yang lalu setelah melalui penelitian penyelidikan dan kegiatan itelijen dengan berdasarkan informasi  dan data BC Belawan menggalkan usaha penyeludupan hasil sumber daya alam berupa rotan batangan sebanyak 9 kontiner.

Ke sembilan kontiner berisi rotan batangan tersebut dieksport oleh CV.ZM yaitu 1 dokumen PEB dengan jumlah 3 kontiner ukuran 40 feet dengan tujuan negara Singapore dan 2 dokumen PEB masing masing berjumlah 3 kontiner 40 feet dengan tujuan kenegara china.Berdasarkan analisa pemeriksaan dan penyelidikan dokumen terkait atas PEB tersebut maka diterbitkan Nota Hasil Intelijen (NHI) maka kemudian  dilakukan pemeriksaan  terhadap 9 kontiner.

Hasil pemerikdaan ke 9 kontiner kedapatan berisi rotan batangan yang jumlah seluruhnya sebanyak 2546 bundel dan jumalh deluruhnya seberat 254.910 kilo.Atas gagalnya upaya penyeludupan rotan batangan tersebut berarti Bea Cukai telah menyelamatkan kerugian negara yang tidak dapat dinilai secara materil karena rotan dilarang dieksport tapi besar efek negatifnya bila dinilai secara immaterill yaitu mengurangi dari pihak pihak tertentu untuk metudak lingkungan/alam secara ilegal dan mematikan pertumbuhan Industri kecil.

Bea Cukai telah menindaklanjuti kasus ini melakukan penyidikan terhadap  AH selaku direktur CV.ZM karena telah melanggar pasal 103 huruf a Undang Undang nomor 10 tahun 1995 sebagaimana telah diubah dengan Undang Undang nomor 17btahun 2006 tentang kepabeanan bahwa setiap orang yang menyerahkan pemberitahuan pabean dan/ atau dokumen pelengkap pabean yang palsu atau dipalsukan dipidana  penjara  paling singkat 2 tahun dan pidana paling lama 8 tahun atau didenda paling sedikit 100 juta rupiah dan paling banyak 5 milyar rupiah.Sebelumnya CV. ZM memberitahukan bahwa barang yang ekspirtnya adalah barang betelnut atau biji pinang tetapu setelah diperiksa petugad BC ternyata kontiner tersebut berisi rotan batangan. ***

Foto Kanwil BC Sumut saat memeriksa rotan didalam kontiner. ***