Sabtu, 16 February 2019

Tiga Mantan Kacab Deli Serdang Di-nonjob-kan

Kas PDAM Tirtanadi Diduga Bocor Rp10,6 M


#jack, medan

Uang kas PDAM Tirtanadi Cabang Deli Serdang yang beralamat di Tembung, Deli Serdang diduga bocor mencapai Rp10,6 miliar. Namun hingga kini pihak PDAM Tirtanadi belum melaporkan kasus itu ke aparat penegak hukum agar diusut.

Informasi yang diperoleh, awal terungkapnya kebocoran uang kas perusahaan dari 2013 hingga 2018 tersebut setelah Satuan Pengawas Intern (SPI) PDAM Tirtanadi melakukan audit terhadap Cabang Deli Serdang.

Hasilnya diketahui ditemukan adanya uang kas Cabang Deli Serdang yang tidak dapat dipertanggungjawabkan sebesar Rp10,6 miliar.

Menurut sumber, audit ini didasari oleh adanya laporan dari SH saat baru menjabat Kepala Cabang  PDAM Tirtanadi Deli Serdang. SH menemukan kejanggalan pada rekening koran kas PDAM Tirtanadi Cabang Deli Serdang.

SH kemudian melaporkan kejanggalan ini kepada SPI. Oleh SPI kemudian melakukan audit dan ternyata ditemukan adanya uang kas PDAM Tirtanandi Cabang Deli Serdang yang tidak jelas pertanggungjawabannya mencapai sebesar Rp10,6 miliar.

"Temuan ini telah dilaporkan kepada Direksi (PDAM Tirtanadi), namun sampai saat ini langkah hukum belum dilakukan," ungkap sumber.

Kendati begitu, buntut dari temuan ini, tiga mantan Kacab PDAM Tirtanadi Deli Serdang telah dinon-job-kan dari jabatannya. Ketiganya masing-masing berinisial Bb dari Kacab Cemara, AS dari Kacab Tuasan, dan Ak dari Kacab Denai.

Sumber menduga alasan yang menjadi pertimbangan sehingga pihak PDAM Tirtanadi belum melaporkan ke aparat penegak hukum karena kasus ini banyak melibatkan oknum.

Mulai dari kacab-kacab dan kabag keuangan yang menjabat di periode 2013 hingga 2018 itu. Termasuk juga oknum-oknum petugas  SPI yan setiap tahun melakukan pemeriksaan terhadap PDAM Cabang Deli Serdang. "SPI kan setiap tahun melakukan pemeriksaan, lantas kenapa kok kasus ini baru sekarang diketahui?," kata sumber tersebut.

Sumber juga mengatakan kasus ini diduga sengaja ditutup-tutupi karena jika  dilaporkan ke penegak hukum, maka akan menjadi catatan buruk bagi Direksi PDAM Tirtanadi saat ini yang sebentar lagi akan habis masa jabatannya.

Modus dari kasus dugaan korupsi uang kas PDAM Tirtanadi Cabang Deli Serdang ini, katanya, adalah dengan memanipulasi cek pembayaran dan me-markup nilai pembayaran untuk banyak item pekerjaaan dan pengadaan atau pembelian barang.

"Sejauh ini sanksi yang diberikan direksi baru sebatas penonjoban tiga mantan kacab, termasuk Kabag Keuangan Cabang Deli Serdang yang diduga terlibat," pungkas sumber. ***