Selasa, 21 November 2017

Sumut Baru Miliki 76 Nasabah UMi

Pemda Diminta Aktif Berikan Data UMKM ke SIKP


#jack, medan

Program pembiayaan Ultra Mikro (UMi) saat ini telah disalurkan di beberapa provinsi, termasuk Sumatera Utara. Berdasarkan data SIKP UMi, total akad per 6 November 2017 sebesar Rp 311,45 milyar seluruh Indonesia.  Dari jumlah tersebut di Provinsi Sumut baru memiliki 76 nasabah.

Meskipun tahun ini masih dalam masa percobaan dan akan diterapkan penuh Tahun 2018, program pembiayaan Ultra Mikro (UMi) diharapkan mampu menyerap debitor khususnya di Sumatera Utara. Apalagi pemerintah telah menganggarkan untuk pembiayaan UMi pada tahun 2017 sekitar Rp1,5 triliun dan Tahun 2018 sebesar Rp2,5 triliun. Hal ini terungkap saat Sosialisasi pembiayaan Ultra Mikro (Umi) dan Training of Trainers Sistem Informasi Kredit Program di Hotel Santika Dindra Medan Selasa (7/11/2017).

Terkait hal ini Gubernur Sumatera Utara Dr Erry Nuradi melalui Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sumut Agus Tripriyono mengharapkan Pemerintah Daerah (Pemda) di Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Pemda harus berperan aktif dalam memberikan data Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dengan cara mengunggah data UMKM dalam Sistem Informasi Kredit Program (SIKP).

Hal ini untuk memudahkan penyaluran Kredit Usaha Kecil (KUR) maupun Ultra Mikro (UMi). Dengan adanya data UMKM di SIKP, Penyalur tidak perlu lagi mencari debitur secara mandiri. Penyalur cukup mengunduh data yang tersedia dan system selanjutnya akan mengevaluasi apakah UMKM tersebut layak mendapatkan KUR atau tidak.

“Untuk itu marilah bersama kita perbaikinya dengan memberikan data UMKM kepada SIKP. Dengan cara ini kita bisa menentukan arah kebijakan apa sebaiknya kita lakukan bagi UMKM yang belum mendapatkan pembiayaan dari pemerintah pusat,”ujar Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sumut dalam Sosialisasi pembiayaan Ultra Mikro (Umi) dan Training of Trainers Sistem Informasi Kredit Program di Hotel Santika Dindra Medan Selasa (7/11/2017).

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Sumut Bakhtaruddin, Direktur Keuangan Umum dan Sistem Informasi, Pusat Investasi Pemerintah Sochif Winarno, Kepala Bappeda Sumut Irman Dj Oemar, perwakilan Pemerintah Kabupaten Kota se Sumut, Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Prov Sumut, Kantor Pelayan Perbendaharaan negara Lingkup Sumut, Bank Indonesia dan OJK Sumut.

Lebih lanjut dikatakan Agus, selain KUR, saat ini pemerintah tengah meluncurkan program pembiayaan Ultra Mikro (UMi). Oleh karenanya melalui kegiatan hari ini Agus berharap para peserta lebih jauh lagi dapat memahami terkait pembiayaan UMi yang tujuannya untuk membantu para pengusahaa kecil yang tidak terjangkau melalui pembiayaan KUR salah satunya karena terbentur persoalan asset ataupun agunan.***