Kamis, 15 November 2018

RUPS-Luar Biasa Bank Sumut

Gubernur: Tolak Pengunduran Diri Edie Rizliyanto


#jack, medan

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi mengatakan bahwa hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) PT Bank Sumut memutuskan menolak pengunduran diri Edie Rizliyanto dari jabatan Direktur Utama (Dirut) Bank Sumut dan meminta pertanggungjawaban Edie Rizliyanto selama menjadi Dirut.

Hal itu disampaikan Gubernur Edy Rahmayadi selaku Pemegang Saham Pengendali (PSP) PT Bank Sumut, didampingi Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah usai mengikuti RUPS-LB PT Bank Sumut, Selasa (30/10) di kantor PT Bank Sumut Medan. "Menolak salah satu direksi yang mau mundur. Dalam arti harus mempertanggungjawabkan selama beliau menjadi Direktur Utama di PT Bank Sumut," ujar Gubernur.

Edy Rahmayadi mengatakan, dengan penolakan pengunduran diri tersebut, maka status Edie Rizliyanto adalah nonaktif. Karena itu, untuk sementara tugas-tugas Direktur Utama diserahkan kepada tiga direksi yang ada di Bank Sumut. "Karena beliau tidak aktif, tugas dan tanggung jawab sementara diserahkan kepada ketiga direksi. Karena Bank Sumut ini tidak bisa berhenti," sebut Edy.

Selain itu, Edy juga menyampaikan, bahwa dari beberapa dewan direksi ada yang masa tugasnya diperpanjang dan ada juga yang diberhentikan. Untuk yang diperpanjang masa tugasnya adalah komisaris atas nama Berata Kesuma. "Sementara Hendra Arbie diberhentikan dari jabatan komisaris dan mengangkat  sementara Budi Utomo sebagai komisaris perwakilan dari Pemprov sampai nanti proses fit and proper test," ungkap Edy. ***