Rabu, 20 March 2019

Ratusan Pedagang Kain di Pasar Impres Belawan Resah


#hendrik-rompas, belawan

Sedikitnya 300 lebih pedagang pakaian dan kain yang menempati pasar Impres di Jalan Pasar dan Bunga Kelurahan Belawan ll Kecamatan Medan Belawan resah. Resahnya para pedagang tersebut akibat mereka akan dipindahkan ketempat penampungan di Jalan Sumatera yang mereka nilai tempatnya itu tidak layak ditempati karena kiosnya hanya berukuran dua satu setengah meter. Tidak ada pintu,tidak ada kamar mandi dan atapnya tidak memakai talang bila hujan dagangan mereka akan basah selain itu lantainya terbuat dari pasir dan selalu banjir.

Ratusan pedagang tersebut minta kepada PD Pasar Medan untuk segera memperbaiki bangunan pasar sementara tersebut unruk kami tempati. Selain keluhan diatas tersebut,mereka juga mengeluhkan tempat penyimpanan barang barang mereka.

Jika dipasar impres Belawan,barang barang mereka bisa disimpan dikios kios mereka tapi bila mereka dipindahkan ditempat penampungan barang barang mereka harus dibawa pulang dan menambah biaya.Biaya yang harus dikeluarkan setiap harinya sekitar Rp 20 ribu rupiah untuk ongkos pengangkutannya,sementara itu banyak juga para pedagang yang rumah tidak di Belawan dimana mereka harus menyimpan barang dagangannya kata ibu Nurainum yang rumahnya di Simpang Kantor Medan Labuhan.

Sementara itu H Suep mengaku pembangunan pasar yang diperuntukkan kepada kami tersebut tidak layak pakai,masak PD Pasar Medan menyuruh kami agar dinding,pintu dan talang air hujan mesti kami yang harus membuatnya.Saya menduga pembangunan pasar pakaian tersebut sarat korupsi.Diminta aparat terkait untuk memeriksa pemborongnya. ***

Foto pasar pedagang kain yang baru dibangun. ***