Senin, 16 September 2019

PDAM Tirtanadi Akan Bangun Museum Air Pertama di Sumut


#jack, medan

PDAM Tirtanadi berencana akan membangun museum air pertama di Sumatera Utara. Menara air yang terletak di pojok Kantor PDAM Tirtanadi di Jalan SM Raja Medan, rencananya akan dijadikan lokasi museum.

Demikianh Dirut PT Tirtanadi, Trisno Sumantri disela-sela menerima audiensi pengurus Forum Wartawan PDAM Tirtanadi (Forwadi), Kamis (12/2019).

Menurut Direktur Utama PDAM Tirtanadi Trisno Sumantri, dipilihnya Menara Air sebagai lokasi untuk dijadikan museum air, karena menara air merupakan salah satu icon Kota Medan, ibukotanya Provinsi Sumatera Utara.

"Jadi ada keinginan dari PDAM Tirtanadi untuk membangun museum air pertama di Sumut. Wacana ini sudah kami sampaikan kepada Pak Gubsu Edy Rahmayadi dan sambutannya positif," ujarnya pasti.

Dalam kesempatan itu Dirut didampingi Direktur Air Minum Joni Mulyadi, Direktur Air Limbah Fauzan Nasution, Kepala Sekretaris PDAM Tirtanadi Jumirin, dan Asisten I Humas Tirtanadi Zaman Mendrofa.

Sementara jajaran pengurus Forwadi yang hadir diantaranya Ketua Amrizal SH, MH, Sekretaris Hafnida Dalimunthe, S.Sos, MSP, Wakil Ketua Beny Pasaribu, dan bagian Program Husni Lubis serta Wakil Sekretaris Maria Surbakti.

Dalam kesempatan itu Ketua Forwadi Amrizal menyampaikan sejumlah usulan program yang telah disusun oleh pengurus Forwadi, termasuk diantaranya rencana pengukuhan pengurus Forwadi dan wacana pengadaan press room untuk wartawan yang bertugas di unit PDAM Tirtanadi.

Atas usulan Forwadi, Trisno Sumantri menyambut baik sejumlah program yang telah disusun dan berharap kedepannya hubungan antara PDAM Tirtanadi dengan pers semakin harmonis.

"Kami pada prinsipnya mendukung program yang telah disusun. Mari kita jadikan forum ini sebagai wadah yang bisa kita manfaatkan dengan baik. Kita siap menerima kritik dan saran yang sifatnya membangun," sebut Dirut Trisno Sumantri.

Dirut juga berharap Forwadi mampu menyajikan informasi seputar PDAM Tirtanadi yang sifatnya mengedukasi masyarakat. "Kita mendukung jika dilakukan pelatihan tentang pemahaman produksi air dan lainnya," sebut Trisno Sumantri. (*)