Senin, 22 July 2019

Labuhan Batu Bayar Utang Pemekaran Rp44 Miliar untuk Labura dan Labusel


#jack, rantau prapat

Plt Bupati Labuhan Batu H Suhaimi Dalimunthe menegaskan Pemkab Labuhan Batu siap melunasi utang sebagai kabupaten induk sebesar Rp44 miliar kepada Kabupaten Labura dan Labusel.

“Selama ini utang Pemkab Labuhanbatu belum dilaksanakan. Sejak Januari 2019, pihaknya (Pemkab Labuhan Batu-red) akan membayar utang-utang tersebut hingga lunas,” kata Suhaimi usai menerima Sekdaprovsu Ir Hj R Sabrina MSi beserta rombongan dalam rangkaian kegiatan Safari Ramadan Pemprovsu 1440 H/2019 M di rumah dinas Bupati Labuhan Batu di Rantau Prapat, Jumat (10/5/2019). 

Suhaimi mengatakan Pemkab Labuhan Batu harus membayar utang Rp2 miliar setiap bulan, yakni Rp1 miliar untuk Pemkab Labura dan Rp1 miliar untuk Pemkab Labusel. “Diperkirakan utang kepada kabupaten pemekaran akan lunas dalam waktu 2 tahun.”

Ini utang pemekaran 10 tahun hingga 15 tahun yang lalu, ujar Suhaimi, belum sempat dibayarkan sebagai kewajiban sebagai kabupaten induk. “Kabupaten induk memiliki kewajiban membantu keuangan daerah sebesar Rp20 miliar untuk setiap kabupaten. Karena dulunya di wilayah Kabupaten Labuhan Batu dimekarkan menjadi Pemkab Labuhan Batu Utara dan Pemkab Labuhan Batu Selatan maka total utang atau subsidi sebesar Rp40 miliar.”

Sekarang inilah, Pemkab Labuhan Batu mengeksekusi utang tersebut meski membebani keuangan pemerintah daerah. “Pada kesempatan inilah, pihaknya mengharapkan Pemprovsu membantu keuangan daerah sebesar Rp24 miliar untuk meringankan beban keuangan Pemkab Labuhanbatu sehingga beban utang bisa cepat diselesaikan.” (*)