Sabtu, 23 March 2019

KM Kelud Dipergunakan Menyelundupkan Miras


#hendrik-rompas

Menjelang hari Natal 25 Desember dan Tahun Baru 2019 kapal KM Kelud yang baru tiba dari Batam di Pelabuhan Bandar Deli Belawan Kamis (20/12/2018) pagi terus dipergunakan para pedagang menyeludupkan ratusan botol miras dan pakaian bekas.

KM Kelud yang baru tiba dari Batam di dermaga Bandar Deli Pelabuhan Belawan membawa penumpang sebanyak 2564 orang baik orang dewasa dan sejumlah anak anak yang sedang libur sekolah. Tujuan mereka pada umumnya akan merayakan Natal dan Tahun baru di Propinsi Sumatera Utara.

Namun sebahagian dari penumpang tersebut terdapat beberapa orang pedagang yang setiap minggunya pergi ke Batam dan saat kebalinya dari Batam, para pedagang tersebut membawa barang yang dilarang oleh pemerintah seperti Munuman beralkohol, pakaian bekas dan rokok tampa cukai.

Barang barang yang larang tersebut saat turun dari atas kapal mempergunakan tenaga buruh bagasi kemudian membawa keluar dan setelah diluar baru barang barang tersebut diderahkan kepemiliknya. Petugas Bea dan Cukai ternyata cukup jeli karena pada umumnya barang ysng dilarang tersebut oleh pemiliknya dimasukkan kedalam koper maupun membungkusnya dengan karton.

Petugas BC berhasil mengamankan ratusan botol miras,rokok tampa cukai yang jumlah ratusan slop rokok. Miras yang diamankan tersebut berbagai macam merek seperti Jhony Wallket, Martel,Gordon Zin sedangkan rokonya tampa cukai yang diamankan tersebut merek LM dan puluhan koper berisi pakaian bekas.

Barang barang seluduapan tersebut oleh petugas Bea dan Cukai langsung dinaikkan keatas mobil patroli dan langsung dibawa kekantor Bea dan Cukai di Jalan Anggada Belawan.Petugas Bea dan Cukai,Petrus saat dikonpirmasi tidak mau memberikan penjelasan dengan alasan dilarang komandanya untuk berbicara dengan wartawan. ***

Foto barang sitaan BC Belawan. ***