Rabu, 24 October 2018

Gojek Butuh 15 Ribu Driver di Sumut


#mahbubah, medan
Pengelola ojek online berbasis aplikasi, Go3jek membutuhkan 15 ribu mitra driver di Sumatera Utara (Sumut), khususnya di Kota Medan.

"Kehadiran gojek online karya anak Medan ini juga menjadi solusi lapangan pekerjaan di tengah sulitnya lapangan pekerjaan saat ini. Kita berharap ada dukungan dari masyarakat dan Pemerintah Provinsi Sumut untuk menggunakan transportasi ini," papar Knsultan Go3jek Iwan, di sela kegiatan Soft Launching di depan Stadion Teladan Medan, beberapa waktu lalu.

Ia mengklaim, tarif yang ditawarkan Go3jek relatif lebih murah dibanding ojek online lainnya. Selain itu, sejumlah kemudahan termasuk menguntungkan di tengah tarif promo menanti konsumen. "Kita pastikan, tarifnya lebih murah, kita ada tarif promo buat pelanggan," paparnya yang saat itu didampingi General Manager Go3jek, Arrohman Putra Sinaga.

Menariknya, kata Iwan, setiap mitra driver yang bergabung, secara otomatis terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, sehingga terlindungi saat menjalankan tugas. “Saat diresmikan, sebanyak 250 mitra driver yang sudah mendaftar langsung menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan yang menjadi sponsor utama kehadiran Go3jek di Kota Medan,” tuturnya lantas menambahkan, setelah Kota Medan, Go3jek bakal hadir di Siantar, Simalungun, Kisaran, Tebingtinggi, Tanjungbalai dan Binjai.

Pihak manajemen menargetkan, ojek online ini hadir di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Utara. “Kita berkomitmen tidak akan menggunakan asuransi lain, cukup dengan BPJS Ketenagakerjaan, mitra driver akan terlindungi," tegasnya.

Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Sumbagut, Umardin Lubis, sangat mengapresiasi kehadiran Go3jek. “Ini ojek online yang memiliki terobosan baru dengan langsung mendaftarkan mitra drivernya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan,” pujinya.***