Kamis, 15 November 2018

Elpiji 3 Kg Langka, Masyarakat Diminta Awasi Pangkalan


#jaka, asahan

Masyarakat di Kabupaten Asahan dalam beberapa pekan kesulitan memperoleh gas subsidi 3 Kg, pasalnya gas tersebut selalu habis dan kosong di pangkalan dan jikapun tersedia harganya cukup mahal kisaran Rp 24 ribu hingga Rp 27 ribu per tabung.

Terkait dengan hal tersebut, salah seorang anggotaTim monitoring dan pengawasan elpiji 3 kg Kabupaten Asahan, Indra Sikoembang meminta dan mengingatkan baik tertulis maupun lisan kepada seluruh agen dan pangkalan elpiji 3 kg untuk tidak melakukan kecurangan dalam mendistribusikan dan menjual gas subsidi kepada masyarakat.

"Masih ada pangkalan yang melakukan kecurangan dan ini akan kami rekomendasikan untuk di PHU. Saat ini sudah ada yang kami PHU,” demikian kata Indra, Jumat (9/11/2018) di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Asahan

Indra  menjelaskan, pihaknya akan melakukan PHU (Putus Hubungan Usaha) bila ada lagi pangkalan yang melakukan kecurangan penjualan gas subsidi tersebut. Maka itu diharapkan kepada masyarakat untuk sama-sama mengawasi pendistribusian elpiji dari agen hingga kepangkalan serta ke masyarakat.

“Gas subsidi ini hak masyarakat, harganya Rp 17 ribu, maka itu mari kita awasi bersama,” ajak Indra sembari mengatakan, bahwa tidak ada pengurangan alokasi gas di Asahan, maka itu jangan coba-coba pangkalan menyebarkan informasi alokasi elpiji dikurangi. ***