Rabu, 23 October 2019

Bea Cukai Paparkan Hasil Tangkapan Rokok dan Balpres


#hendrik-rompas, belawan

Kantor Bea dan Cukai Propinsi Sumatera Utara memapaparkan hasil tangkapannya berupa rokok Ilegal dan Balpres seludupan,bertempat didermaga di Jalan Karo Belawan, Selasa pagi (16/07/2019.).

Paparan tersebut hasil tangkapan petugas gabungan antara lain Bea Cukai, Polisi Militer Kodam l/Bukit Barisan melakukan penindakan berupa barang barang Ilegal seperti Balpres/ monja pakaian bekas.

Pada tanggal 4 Juli 2019 Bidang Penindakan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Sumut melakukan Sinergi bersama Polisi Mileter Kodam l/ Bukit Barisan melakukan penindakan rokok Ikegal didaerah Padang Sidimpuan sejumlah 1.712.525 batang dengan merek Record, Gudang Cengkeh dan Sembilan Bold.

Modus diantaranya yaitu Personalisasi Pita Cukai yaitu melekatkan Pita Cukai kepada rokok yang bukan produksi dari pabrik rokok.Kasus tersebut melanggar Padal 58 Undang Undang No.39 tahun 2007 tentang perubahan atas UU no. 11 tahun 1995 tentang Cuakai yaitu, setiap orang yang menawarkan, menjual, atau menyerahkan pita cukai  atau tanda pelunasan cukai lainnya kepada yang tidak berhak dipidana  dengan pidana penjara paling singkat 1 tahun dan paling lama 5 tahun dan pidana denda paling sedikit 2 kali nilai cukai dan paling banyak 10 kali cukai yang harus dibayar.

Nilai barang sebesar Rp 342.504.800 ( tiga ratus empat puluh dua juta,lima ratus ribu delapan ratus rupiah.Sementara kerugian negara mencapai Rp 624.620.200 (enam ratus dua puluh empat juta, enam ratus dua puluh ribu, dua ratus rupiah.

Penanganan perkara sedang dilakukan pemeriksaan saksi saksi  yang terkait drngan pelanggaran Undang Undang  no.39 tahun 2007 tentang perubahan atas UU no. 11 tahun 1995 tentang Cukai.Perlu diketahui kata Kakanwi Bea dan Cukai Propinsi Sumatera Utara, Oza Olavia saat memaparkan kadus tersebut.

Sementara itu pada tanggal 24 Juni 2019 kantor pengawasan dan pelayanan Bea dan Cukai Tipe  Madya Pabean C Teluk Nibung menakap kapal bermuatan Pakaian bekas/ Balpres sebanyak 683 Bapres yang diseludupkan Sumatera Utara.]Namun ABK Kapal bermuatan Balpres tersebut berhasil melarikan diri dengan cara melompat ke laut.Nilai barang seludupan tersebut sebesar RP 1.366.000( satu milyar tiga ratus enam puluh enam rupiah.)Sedangkan kerugian negara dari sisi ekonomi Import pakaian bekas dilarang karena merusak produk dalam negeri sendiri dari sisi kesehatan pakaian bekas berpontensi menularkan berbagai penyakit, terkait dengan pelanggaran Undang Undang No 17 tahun 2006 tentang perubahan  atas UU No.10 tahun 1995 Kepabeanan, kata Kakantor DJBC Sumut.***

Foto barang yang dipsparkan. ***