Sabtu, 4 July 2020

2 Warga Langkat Positif Virus Corona

Terbit Rencana Minta Jajarannya Tingkatkan Kesiagaan dan Warga Lebih Waspada


Bupati Langkat

 

Jelang idul fitri, dua (2) warga Kabupaten Langkat positif terinfeksi virus corona. Yakni SS seorang Balita laki – laki berusia 3 tahun warga Pangkalan Susu dan SH (37) seorang polisi berpangkat Bripka warga Stabat.

Melihat situasi ini, Ketua Satgas covid 19 Langkat Terbit Rencana PA meminta jajarannya untuk lebih meningkatkan kesiagaan dalam menjalankan tugas. Sedangkan untuk masyarakat, diharapkan lebih waspada dengan mengikuti anjuran pemerintah dan protokol kesehatan. "Jangan lengah, kita semua harus lebih siaga dan waspada," pungkas Terbit Rencana, di Stabat, Rabu (13/5/2020).. 

Masyarakat Langkat, kata orang nomer 1 di Langkat itu, diminta jangan mudik. Tujuannya untuk memutus rantai penyebaran covid 19 dan menjaga keluarga dari resiko tertular covid 19. “Saya menghimbau  kepada masyarakat Langkat, untuk tidak mudik. Agar tidak ada yang menularkan dan tertular saat merayakan idul fitri,”sebut Bupati Langkat.

Bupati Langkat  pada kegiatan pelepasan pendistribusian Bansos Covid 19, didepan kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Langkat, komplek perkantoran Pemda Langkat, Selasa (5/5/2020).

 

Bupati juga mengingatkan, agar warga selalu berprilaku hidup sehat, memakai masker saat berpergian, berusaha dirumah aja jika tidak ada keperluan mendesak, tidak berjabat tangan, jaga jarak dan  menjauhi kerumunan. “Mari bersama kita semua menerapkan aturan ini dengan penuh kesadaran,”ujarnya.

Sebab, sambung Bupati, meskipun sebelumnya angkah ODP dan PDP di Langkat terus menurun secara garis besarnya. Namun saat ini telah ada 2 warga Langkat positif covid 19. Jadi diharapkan tidak ada yang meremehkan situasi ini apalagi dijadikan sebagai bahan candaan.  

Sementara, bagi petugas Satgas Covid 19, Bupati mengitruksikan, agar benar-benar mejalankan tugas sesuai tupoksinya. Terutama bagi petugas yang berjaga diposko perbatasan, harus selalu mengikuti SOP yang ditetapkan saat menjalankan tugas. “Yakinlah tugas ini akan menjadi amal ibadah untuk kita smua. Terus semangat, jaga kesehatan dan selalu berdoa,”ajak Bupati.

 

Sebelumnya, Jubir Satgas Covid 19 Dr M Arifin Sinaga, menjelaskan, saat ini  SS balita pasien positif covid 19 sedang menjalani isolasi di RS Adam Malik Medan.  Dinyatakan positif pada 11 Mei 2020, setelah menjalani pemeriksaan PCR (Polymerase Chain Reaction) dan Rapid Test di RS Adam Malik.

SS sebelumnya pasien  berstatus PDP sejak 29 April 2020,  selain itu pasien  juga menderita  penyakit leukemia  sejak november 2019.  Selama ini sudah rutin berobat di RS Adam Malik selama 6 bulan.

Sedangkan SH  warga Stabat, kata Jubir,  saat ini diisolasi di RS Bunda Thamrin Medan. SH di dinyatakan positif pada Selasa 12 Mei 2020,  hasil dari Lab Rumah Sakit USU Medan.

Bupati Langkat memimpin rapat analisa dan evaluasi Satgas Gugus Percepatan Pencegahan Covid 19 Kabupaten Langkat, di Ruang Pola Kantor Bupati Langkat, Stabat, Selasa (28/4/2020).

Sebelumnya, lanjut Jubir,  SH memiliki riwayat perjalanan dari Sukabumi Jawa Barat. Disana, SH  mengikuti pendidikan  polisi pada 28 Februari sampai  15 April 2020. Kembali pulang pada 16 April 2020, lalu dikarantina di Medan selama 10 hari. Setelahnya  baru pulang ke rumahnya di Stabat pada 25 April 2020.

Sebelum dinyatakan positif,  SH sempat dirawat di RS Royal Prima karena mengeluhkan sakit tenggorokan, demam dan  sakit kepala.  Lalu mendapatkan pemeriksaan rontgen foto dada,  hasilnya berkabut. Kemudian SH langsung dirujuk di RS GL Tobing Tanjung Morawa pada 27 April 2020, untuk menjalani isolasi sebagai pasien PDP. "Lalu dipindahkan ke RS Bunda Thamrin pada 8 Mei 2020," sebut Jubir.

 

Jubir Satgas Covid 19 Langkat Dr.M. Arifin Sinaga

Saat ini, keluarga SH dan SS yang pernah berinteraksi dengannya, tengah menjalani karantina mandiri, sebelumnya sudah diperiksa menggunakan Rapid Test, seluruhnya hasilnya negatif. (Kominfo Langkat)